Hits sepanjang tahun: Mural!

ARTICLE POSTED ON Dec 13, 2019 at 00:27 AM by FEM FARISSA KRISNA

“Design is not just what it looks like and feels like. Design is how it works.” –Steve Jobs

Lukisan pada dinding atau yang biasa kita sebut dengan mural merupakan salah satu trend yang lagi happening tahun 2018 ini. Mural sendiri diperkirakan sudah ada jauh sebelum peradaban modern, sekitar 30,000 tahun sebelum Masehi. Bukti-buktinya ditemukan pada dinding gua Altamira, Spanyol dan Lascaux, Perancis yang menceritakan aktivitas berburu, meramu dan aktivitas religius. Pada masa ini, para seniman masih menggunakan cat air yang berasal dari sari buah limun.
Selanjutnya mural mulai berkembang pada tahun 1920 an di Meksiko dan pada tahun 1990 mural mulai memperlihatkan eksistensinya di stasiun kota New York oleh seniman Jean-MIchel Basquiat dengan tulisan S.A.M.O. Hal ini lalu menginspirasi banyak seniman lain untuk berkarya di ruang publik dan yang paling berpengaruh adalah Keith Haring yang disebut-sebut sebagai seniman mural.

Mural tentu saja berbeda dengan lukisan, sebuah mural harus memiliki keterkaitan dengan arsitektur atau bangunan, baik dari segi desain yang harus memenuhi unsur estetika, usia dan perawatan serta segi kenyamanan pengamatan. Di negara-negara konflik, seperti Irlandia Utara, mural sangat mudah ditemui di semua dinding kota. Tercatat sekitar 2000 mural dihasilkan dari sejak tahun 1970 hingga sekarang dan dengan demikian Irlandia Utara-lah negara yang sangat produktif menghasilkan mural. Propaganda politik menjadi tema sentral dalam mural tersebut.Nah mural sendiri sebenarnya melibatkan komunikasi dua arah yaitu seniman mencurahkan komunikasi visual kepada masyarakat sedangkan masyarakat sebagai penikmat mampu berinteraksi dengan seniman. Seperti di Penang, Malaysia misalnya, ada satu kawasan yang sudah tidak asing di telinga turis bernama George Town. Disana terdapat beberapa lukisan mural yang menceritakan kehidupan sehari-hari manusia sampai tokoh kartun minion dan binatang. Tentu saja hal ini menjadi daya tarik utama para wisatawan untuk datang ke Penang.

Seperti di Penang, destinasi wisata yang berada di Bogor yang bernama Pulo Geulis juga menampilkan mural karya seniman lokal. Pulo Geulis sendiri merupakan destinasi wisata yang memiliki banyak sejarah, pluralisme, kebudayaan dan tentunya kuliner yang nikmat. Untuk mempercantik tempat ini dan untuk menggaet wisatawan terutama para millenial di buatlah mural. Selain wisatawan dapat menikmati kuliner dan mempelajari sejarah kota Bogor, wisatawan juga dapat mengabadikan foto dari mural yang sudah disediakan.

Perkembangan mural di Indonesia sendiri mulai mengalami pertumbuhan yang cepat, mural bukan lagi untuk menghiasi luaran gedung tapi juga menjadi penghias di dalam gedung. Bukan lagi hanya sebagai dekorasi tapi menjadi ajang untuk mengambil selfie.
Sudah banyak kantor,cafe sampai pusat perbelanjaan yang menerapkan mural pada tembok mereka. Bayangkan dinding yang putih bisa disulap dengan gambar-gambar apik yang tentu saja untuk menambah keindahan ruangan. Dan untuk perkantoran tentu saja menambah kesan fresh dan tidak terlihat old fashioned atau modern.

Bagi pelaku usaha di bidang restaurant, tentu saja dengan adanya mural yang menghiasi dinding cafe, akan menambah kesan menarik dan juga menjadi daya tarik pengunjung. Bayangkan keuntungannya jika para pengunjung mengambil foto lalu mengunggahnya pada media sosial mereka. Tentu saja ini menjadi ajang promosi yang sangat efektif bukan?
Dengan dekorasi cafe yang cantik akan membuat pengunjung semakin betah dan pastinya ingin kembali lagi menikmati cafe anda.

Mural diatas merupakan salah satu karya dari Mutualist Creatives dari tangan-tangan kreatif para designer kami. Tentu saja gambar dari mural dapat disesuaikan dengan keinginan client. Walaupun banyak agensi design yang menawarkan jasa mural, Mutualist punya signature sendiri dalam menciptakan mural. Dengan kualitas mural yang rapi dan dipadukan dengan warna yang cantik, kami yakin bahwa mural kami akan menjadi spot yang cantik untuk ruangan anda!

Hits sepanjang tahun: Mural!

ARTICLE POSTED ON Dec 13, 2019 at 00:27 AM by FEM FARISSA KRISNA

“Design is not just what it looks like and feels like. Design is how it works.” –Steve Jobs

Lukisan pada dinding atau yang biasa kita sebut dengan mural merupakan salah satu trend yang lagi happening tahun 2018 ini. Mural sendiri diperkirakan sudah ada jauh sebelum peradaban modern, sekitar 30,000 tahun sebelum Masehi. Bukti-buktinya ditemukan pada dinding gua Altamira, Spanyol dan Lascaux, Perancis yang menceritakan aktivitas berburu, meramu dan aktivitas religius. Pada masa ini, para seniman masih menggunakan cat air yang berasal dari sari buah limun.
Selanjutnya mural mulai berkembang pada tahun 1920 an di Meksiko dan pada tahun 1990 mural mulai memperlihatkan eksistensinya di stasiun kota New York oleh seniman Jean-MIchel Basquiat dengan tulisan S.A.M.O. Hal ini lalu menginspirasi banyak seniman lain untuk berkarya di ruang publik dan yang paling berpengaruh adalah Keith Haring yang disebut-sebut sebagai seniman mural.

Mural tentu saja berbeda dengan lukisan, sebuah mural harus memiliki keterkaitan dengan arsitektur atau bangunan, baik dari segi desain yang harus memenuhi unsur estetika, usia dan perawatan serta segi kenyamanan pengamatan. Di negara-negara konflik, seperti Irlandia Utara, mural sangat mudah ditemui di semua dinding kota. Tercatat sekitar 2000 mural dihasilkan dari sejak tahun 1970 hingga sekarang dan dengan demikian Irlandia Utara-lah negara yang sangat produktif menghasilkan mural. Propaganda politik menjadi tema sentral dalam mural tersebut.Nah mural sendiri sebenarnya melibatkan komunikasi dua arah yaitu seniman mencurahkan komunikasi visual kepada masyarakat sedangkan masyarakat sebagai penikmat mampu berinteraksi dengan seniman. Seperti di Penang, Malaysia misalnya, ada satu kawasan yang sudah tidak asing di telinga turis bernama George Town. Disana terdapat beberapa lukisan mural yang menceritakan kehidupan sehari-hari manusia sampai tokoh kartun minion dan binatang. Tentu saja hal ini menjadi daya tarik utama para wisatawan untuk datang ke Penang.

Seperti di Penang, destinasi wisata yang berada di Bogor yang bernama Pulo Geulis juga menampilkan mural karya seniman lokal. Pulo Geulis sendiri merupakan destinasi wisata yang memiliki banyak sejarah, pluralisme, kebudayaan dan tentunya kuliner yang nikmat. Untuk mempercantik tempat ini dan untuk menggaet wisatawan terutama para millenial di buatlah mural. Selain wisatawan dapat menikmati kuliner dan mempelajari sejarah kota Bogor, wisatawan juga dapat mengabadikan foto dari mural yang sudah disediakan.

Perkembangan mural di Indonesia sendiri mulai mengalami pertumbuhan yang cepat, mural bukan lagi untuk menghiasi luaran gedung tapi juga menjadi penghias di dalam gedung. Bukan lagi hanya sebagai dekorasi tapi menjadi ajang untuk mengambil selfie.
Sudah banyak kantor,cafe sampai pusat perbelanjaan yang menerapkan mural pada tembok mereka. Bayangkan dinding yang putih bisa disulap dengan gambar-gambar apik yang tentu saja untuk menambah keindahan ruangan. Dan untuk perkantoran tentu saja menambah kesan fresh dan tidak terlihat old fashioned atau modern.

Bagi pelaku usaha di bidang restaurant, tentu saja dengan adanya mural yang menghiasi dinding cafe, akan menambah kesan menarik dan juga menjadi daya tarik pengunjung. Bayangkan keuntungannya jika para pengunjung mengambil foto lalu mengunggahnya pada media sosial mereka. Tentu saja ini menjadi ajang promosi yang sangat efektif bukan?
Dengan dekorasi cafe yang cantik akan membuat pengunjung semakin betah dan pastinya ingin kembali lagi menikmati cafe anda.

Mural diatas merupakan salah satu karya dari Mutualist Creatives dari tangan-tangan kreatif para designer kami. Tentu saja gambar dari mural dapat disesuaikan dengan keinginan client. Walaupun banyak agensi design yang menawarkan jasa mural, Mutualist punya signature sendiri dalam menciptakan mural. Dengan kualitas mural yang rapi dan dipadukan dengan warna yang cantik, kami yakin bahwa mural kami akan menjadi spot yang cantik untuk ruangan anda!

FEM FARISSA KRISNA

or just say Hello!

"A lion does not concern himself with the opinion of sheep." — Tywin Lannister

Read More

Read More

Stay in Touch

Stay in Touch